KH R Abdul Halim, Kiprah Kyai Cianjur

KH-R-Abdul-Halim

Generasi Keempat Sesepuh Ponpes Tertua yang Aktif di MUI.

KH R Abdul Halim merupakan tokoh kharismatik di wilayah Kabupaten Cianjur. Pimpinan pondok pesantren Al-Muthmainah, Bojongherang, Cianjur ini merupakan generasi keempat, sebagai sesepuh pontren tertua di Cianjur

KH R Abdul Halim, lahir pada tanggal 7 April 1933 atau kini usianya 77 tahun. Kyai ini, merupakan generasi keempat  sebagai sesepuh pondok pesantren (Pontren), tertua di Cianjur. Sosoknya dikenal banyak kalangan dari mulai sipil, militer dan masyarakat umum. Karena kepribiannya arip dan bijaksana. Sehingga pada tahun 1979, mengemban amanah sebagai Ketua Umum MUI Kabupaten Cianjur, sampai dengan sekarang.

Pimpinan Ponpes Al-Muthmainah, Bojongherang, Cianjur tidak hanya dikenal masyarakat daerahnya saja. Lebih dari itu, namanya mengharum ke penjuru Indonesia bahkanke mancanegara. Kiprahnya dalam menjalankan program kerja selalu sukses dan membawa perubahan.

“Sebenarnya masa kepengurusan MUI ini sebanyak 5 tahun. Namun, karena ajengan Elim, merupakan tokoh kharismatik. Sehingga setiap musyawarah daerah (Musda), MUI, selalu terpilih lagi menahkodai MUI,” kata Ketua Paguyuban Pasundan Cianjur, Abah Ruskawan.
Terhitung, dari mulai tahun 1979 sampai tahun ini dan pemimpin MUI 5 tahun mendatang. Berarti sudah 35 tahun memimpin MUI. Jabatan tersebut, mengalahkan  presiden Sueharto yang memimpin pemerintah ini, hanya 32 tahun. Selama memimpin MUI ini, ajengan Elim, memiliki gelar Hakim Agama  Luar Biasa.

Dia diangkat oleh pemerintah menjadi Hakim Agama Luar Biasa, karena pengetahuan ilmu agama, khususnya ilmu hukum Islam sangat luhur sekali. Dengan kewenangannya mengadili orang-orang yang berperkara di Pengadilan Agama Kabupaten Cianjur. Kiyai tersebut mengadili perkara di PA layaknya para hakim definitif sesuai kewenangannya yang diberikan pemerintah.

Saat ini peranan hakim agama sangat terbatas, sehingga peranan ajengan Elim di PA sangatlah besar. Ajengan Elim, menguasai semua masalah pelik pada perkara perdata yang kerap digelar di persidangan. Saat menggelar persidangan, terasa segar. Itu sehingga, tidak membuat stres bagi mereka yang lagi bersidang.

Selanjutnya, selama perjalanan di MUI. Ketum ini, bersama-sama berbagai komponen ummat Islam, lainnya di Cianjur. Mendeklarasikan Gerakan Pembangunan Masyarakat Berakhlakur Karimah (Gerbangmarhammah), dan mendapatkan respon positif Bupati Cianjur, Wasidi Swastomo pada saat itu.

referensi: radarcianjur

Berita @RadarCianjur

Related posts:

Siapa Decha ?
Angkasa Band ?
Haji Prawatasari
KH. R. Muhammad Isa Al-Kholidi
Tokoh: Rd. Aria Cikondang

Advertisement

 

ADVERTISEMENT