Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Cianjur, Jawa Barat, Rabu, menggelar sosialisasi dan publikasi program Kewajiban Pelayanan Universal (KPU) dan Universal Service Obligation (USO).

Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Cianjur, Aban Subandi menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan sosialisasi program pemerintah yang berkaitan dengan aplikasi internet, khususnya yang dilaksanakan Kementerian Kominfo.

“Program yang kami lakukan merupakan pelaksanaan dari program pusat, dalam rangka penyediaan jasa akses telekomunikasi dan informatika,” katanya.

Dia menambahkan, ada tiga prinsip dalam penyediaan KPU dan USO, yaitu menyediakan jasa, terjangkau dan berkesinambungan, melalui Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI).

“Kementerian Komunikasi dan Informatika akan menyediakan M-PLIK (Mobil-Pusat Layanan Internet Kecamatan). M-PLIK merupakan program KPU dan USO berupa penyediaan infrastruktur dan layanan internet yang bersifat bergerak (mobil internet) di kecamatan seluruh Indonesia,” paparnya.

Dia menjelaskan, M-PLIK merupakan kendaraan roda empat yang dimodifikasi khusus dan setiap unitnya memiliki perangkat satelit VSAT, 6 unit laptop dan notebook, 1 unit server, Sistem Operasi dan OS sertaa aplikasi, router, switch hub 8 port, wireless acces point, UPS dan genset.

Selain itu dilengkapi LCD TV dan Home Theatre, Global Positioning System (GPS) dan rambu penunjuk lokasi fasilitas M-PLIK. Lokasi operasional M-PLIK adalah tempat publik yang strategis, berada atau dekat dengan aktivitas masyarakat seperti sekolah, perpustakaan, kantor desa, puskesmas dan kantor pemerintahan.

Selain program M-PLIK, tambah dia, terdapat program Desa Berdering USO, yang merupakan program pengadaan perangkat telekomunikasi dan informasi berupa pesawat telpon (FWT) dan satelit (VSAT) serta program USO-PLIK (Universal Service Obligation-Pusat Layanan Internet Kecamatan).

“Program Pinter ini merupakan proyek pengadaan layanan internet di berbagai kecamatan dan ditempatkan di lokasi yang strategis sehingga mudah diakses. Kemudian juga terdapat program WIFI USO yang merupakan jasa pembangunan hotspot WIFI disetiap kabupaten untuk memberikan akses internet gratis dengan sistem registrasi,” katanya. ***3***

Fikri

referensi: antarajawabarat