Kain Sutera Unggulan Cianjur

Kain Sutera Unggulan Cianjur

UNTUK menemukan tempat pembuatan kain sutera cukup sulit. Karena di Cianjur baru ada satu pengrajin kain sutra yang terbilang sudah memproduksi secara simultan.Wartawan koran ini pun mencoba mendatangi pengrajin kain Sutra di Kampung Sarongge, RT 02/06, Desa Ciputri Kecamatan, Pacet, Cianjur.

Para pengrajin melalui Kelompok Usaha Bersama (KUB), Aurarista. Dan diperkuat melalui Koperasi Jalasutera Indonesia (Kojasindo), telah merintis untuk membuat kain sutera dari bahan dasar.Berkat keuletan kelompok tersebut, sehingga dari tahun ke tahun berhasil dan berkembang maju. Sutera merupakan bahan pakaian yang sangat indah dan istimewa di dunia.

Bahannya bertekstur halus, berkilau, lembut. Tetapi tidak licin. Jika digunakan dalam cuaca panas, kain sutera akan terasa dingin di kulit. Begitu sebaliknya, jika digunakan di cuaca yang dingin, akan terasa panas.Sedangkan cara pembuatanya mulai pembuatan rumah untuk pemeliharaan ulat menjadi kokon. Setelah ada rumah, lalu ulat tersebut diberi makan oleh murbei. Sampai menjadi kokon tersebut, lalu kokon itu menjadi menetas.

Sebelum menetas dan menjadi kepompong atau kupu-kupu. Lalu kokon tersebut dibawa dan dimasukan ke dalam wadah, baik bisa melalui karung atau wajan. Setelah itu, disiapkan air mendidih dengan kecepatan disesuaikan.Selanjutnya, kokon diangkat, dan dapat dirajut menjadi benang. “Ketika dirajut, lalu dimasukan ke alat atau mesin prosesing,” Kata Ketua Silk Solution Center (SSC) atau Lembaga Pengembangan Sutera Alam Cianjur, Harry M Sastrakusumah.Menurutnya, sedikitnya untuk menjadikan kokon menjadi kain sutera.

Ada tiga proses yang harus ditempuh. Proses tersebut untuk menghasilkan kain sutera yang baik. “Ini penting dilakukan untuk menghasilkan yang baik,” imbuhnya.(**)

sumber: radarcianjur