Keturunan Pandan Wangi yang Hanya Tumbuh di Lima Kecamatan Varietas Pandan Putri merupakan keturunan dari varietas Pandan Wangi. Sedangkan Pandan Wangi sendiri merupakan varietas kebanggaaan Kabupaten Cianjur. Seperti apa turunan dari Pandan Putri ini?

PADI Pandan Putri merupakan keturunan dari Pandan Wangi. Dua jenis beras itu merupakan kebanggaan masyarakat Cianjur, karena memiliki ciri khas tersendiri. Yaitu baunya harum, rasanya nasinya sangat pulen dan penampilan nasinya sangat putih.

Kombinasi dari keragaman sifat khas tersebut, kemudian membuat Pandan Putri banyak dicari orang dan harganya menjadi sangat mahal. “Tetapi agak disayangkan pula, beras itu memiliki kekurangan. Yaitu umur panennya masih sangat panjang, sekitar enam bulan dan tidak mudah beradaptasi dengan berbagai kondisi berbagai lahan,” kata Komisaris Utama PT Sinar Alam Pasundan (SIAP), H.M. Aksa Sanjaya, kepada Radar Cianjur, kemarin.

Menurutnya, tidak semua wilayah di Kabupaten Cianjur cocok untuk ditanami Pandan Putri. Hanya di lima kecamatan yang bisa menghasilkan. Yaitu Kecamatan Warungkondang, Cibeber, Cilaku, Cugenang dan Cianjur Kota. Itulah yang menyebabkan Pandan Putri sulit ditemukan di pasaran. Dengan berdasar kepada kondisi tersebut, pemulia tanaman dari pusat aplikasi teknologi Isotop dan radiasi (PATIR), Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan), melakukan mutasi radiasi terhadap Pandan Wangi dengan menggunakan teknik radiasi.

Kemudian, percobaan menggunakan mutasi radiasi dengan teknik penyinaran radiasi Gama (Iradiasi). Sebagaimana karakteristiknya radiasi gamma bisa menyebabkan perubahan sifat keturunan, apabila ditembakan pada bebijian tanaman. Interaksi antara sinar gama dengan kromosom, bisa menyebabkan struktur kromsom rusak putus atau berpindah pasangan perubahan yang terjadi dapat mempengaruhi sifat tanaman yang diradiasi. Sifat baru yang muncul bisa beragam, bisa lebih bagus atau sebaliknya.

Pengamatan dilakukan, terhadap perkembangan tanaman, dari sejak proses penyemaian, masa pertumbuhan, hingga waktu panen. “Pada saat inilah akan terlihat perubahan yang terjadi pada tanaman dan hanya terhadap sikap yang baik yang dilakukan, pengamatan selanjutnya hingga diperoleh sifat tanaman yang diinginkan,” tuturnya.

Sebagai sebuah varietas unggulan hasil rekayasa nuklir, Pandan Putri diharapkan mampu meningkatkan kekuatan pada sektor pertanian.

Terlebih, varietas ini bisa ditanam di manapun, tidak seperti varietas pendahulunya, Pandan Wangi yang hanya bisa tumbuh di wilayah tertentu.

Ketua DPC Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Cianjur Ibrahim Naswari mengharapkan, hadirnya varietas padi Pandan Putri bisa merancang perekonomian di Cianjur. Sehingga, indeks daya beli yang selama ini masih berada pada level 57, dengan sendirinya bisa terangkat.

“Investasi dalam sektor pertanian, diharapkan bisa mengejar angka kontribusi yang akan berimbas pada peningkatan kesejahteraan petani dan masyarakat,” kata Ibrahim saat dihubungi INILAH.COM, Jumat (3/6/2011).

Varietas padi Pandan Putri cenderung memiliki kelebihan dibanding Pandan Wangi. “Hadirnya varietas padi Pandan Putri diharapkan bisa menjadi alternatif, karena dari segi usia, produktivitas, maupun lahannya sendiri, lebih efektif,” sebutnya.

Ibrahim pun mengharapkan Pandan Putri bisa diproteksi sebagai upaya antisipasi menjaga varietas asal Kabupaten Cianjur.

“Tapi yang harus digarisbawahi, meskipun bisa ditanam di lahan manapun, tapi tidak boleh ditanam di luar wilayah Kabupaten Cianjur. Ini sebagai bentuk proteksi,” tandasnya.

Hasil uji lapangan di 20 titik, varietas padi pandan putri mengalami peningkatan 10-20%, terlebih usia panennya hanya sekitar 120 hari.

referensi: radarcianjur, inilahjabar