(Ayahanda Ny. R.A. Siti Bodedar)

Dalem Sabirudin atau Rd. Aria Wiratanu Datar IV adalah Bupati Cianjur yang ketiga. Pada masa kepemimpinannya ini, pembangunan pondok-pondok pesantren diseluruh wilayah Cianjur mulai dilakukan dan terus berkembang. Bukan saja didaerah perkotaan yang sudah mulai banyak penduduknya, namun juga hingga ke pelosok pedesaan.

Dari trah Dalem sabirudin pula, tidak sedikit melahirkan keturunan yang kemudian menjadi Bupati didaerah-daerah lain seputar wilayah tatar sunda. salah seorang putrinya yang cukup terkenal hingga saat ini adalah, Ny. R.A. Siti Bodedar.

Perempuan yang tidak pernah memiliki keturunan ini, konon banyak meninggalkan harta kekayaan yang berlimpah khususnya berupa tanah. Dan salah satu tanah wakaf yang berasal dari kekayaan Ny. R.A. Siti Bodedar adalah, yang saat ini dipergunakan untuk bangunan Mesjid Agung Cianjur.

Tanah-tanah harta kekayaan milik putri tunggal Rd. Aria Wiratanu Datar IV itu, konon pula kini masih banyak dan terserak dimana-mana. Namun tidak jelas lagi keberadaan maupun statusnya. Sebab tidak sedikit yang sudah berpindah tangan dan dikuasai pihak-pihak tertentu. Padahal statusnya merupakan tanah wakaf Ny. R.A. Siti Bodedar.

Dan yang cukup mengherankan, informasi mengenai keberadaan makamnya pun hingga saat ini masili simpang siur. Ada yang mengatakan makamnya terletak masih disekitar wilayah Kabupaten Cianjur, ada juga yang mengatakan terletak didaerah Priangan TImur. Namun kedua informasi tersebut tidak menjelaskan, dimana persisnya. Informasi tentang keberadaan makam Almarhumah Ny. R.A. Siti Bodedar tersebut, hingga saat masih belum jelas.

Tetapi nama Ny. R.A. Siti Bodedar, sejak beberapa tahun ini telah diabadikan menjadi nama sebuah jalan (Jalan Kaum d/h JI. Mesjid Agung atau JI. Guru H. lsa).

referensi: cianjurkab